Utang Luar Negeri Indonesia Kok Angkanya Terus Naik, Kenapa Bisa Begitu?

5 menit
utang luar negeri indonesia
Ilustrasi uang. (Pexels)

Utang luar negeri Indonesia terbilang besar, benarkah demikian? Faktanya nih, total utang luar negeri menurut laporan Bank Indonesia (BI) per Januari 2019 telah mencapai US$ 383,3 miliar atau Rp 5.450 triliun. Nilai utang yang sungguh besar memang.

Walaupun begitu, Bank Indonesia menilai status utang luar negeri tersebut masih tetap terkendali. Sebab rasio utangnya terhadap Produk Domestik Bruto atau PDB berada di kisaran 36 persen.

Mengapa rasio utang luar negeri Indonesia dikatakan terbilang aman? Dengan mengacu Undang-Undang Keuangan Negara, rasio utang saat ini masih jauh dari batas rasio yang ditetapkan. Asal tahu aja nih, batas rasio utang teraman itu maksimalnya 60 persen.

Selama belum melebihi batas aman tersebut, sah-sah aja Pemerintah dan Bank Indonesia bilang utang luar negeri Indonesia belum membahayakan. Apalagi kalau tiap tahun PDB Indonesia naiknya signifikan, bisa makin kecil tuh rasionya.

Meskipun demikian, gak ada salahnya nih menelisik lebih jauh tentang utang luar negeri Indonesia. Mulai dari jumlahnya, sebab-sebab kenapa bisa naik, hingga cara Pemerintah melunasinya. Karena itulah, Moneysmart bikin ulasannya. Seperti apa? Yuk, disimak.

Baca juga: Hati-Hati, 5 Kebiasaan Buruk Ini Menjadi Penyebab Munculnya Utang

Jumlah utang luar negeri Indonesia dari tahun ke tahun

utang luar negeri indonesia
Kampanye Kementerian Keuangan untuk penawaran ORI alias Obligasi Negara Ritel. (Indonetra

Dalam delapan tahun terakhir utang luar negeri Indonesia mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Adanya peningkatan ini dicatat dan dilaporkan Bank Indonesia tiap bulannya.

Jadi, siapa pun yang penasaran dengan angkanya bisa langsung akses bi.go.id. Jangan malah percaya sama broadcast gak jelas yang sering beredar di grup pesan singkat ya!

Buat mempermudah kamu, Moneysmart udah bikin tabel besaran utang luar negeri Indonesia dari tahun 2010 hingga 2018. Tinggal dicek aja tabelnya berikut ini.

Baca juga: Tiga Orang Terkaya Ini Bisa Lunasi Utang Indonesia Lho! Siapa Aja?

Utang luar negeri Indonesia 2010 – 2018

Tahun Total utang (jutaan dolar) Utang Pemerintah dan Bank Indonesia (jutaan dolar) Utang swasta, lembaga keuangan dan nonkeuangan (jutaan dolar)
2010 202,413 118,624 83,789
2011 225,375 118,642 106,732
2012 252,364 126,119 126,245
2013 266,109 123,548 142,561
2014 293,328 129,736 163,592
2015 310,730 142,608 168,123
2016 320,006 158,283 161,722
2017 352,469 180,622 171,847
2018 376,839 186,220 190,619

Sumber: Bank Indonesia

Dari tabel di atas, jelas kita bisa melihat adanya peningkatan nilai utang luar negeri Indonesia mulai dari tahun 2010 hingga 2018. Lalu, gimana dengan PDB Indonesia pada tahun yang sama, adakah peningkatan?

PDB atas Dasar Harga Berlaku menurut Lapangan Usaha 2010 – 2018 (miliar Rupiah)

Tahun Besaran PDB
2010 6.864.133,10
2011 7.831.726
2012 8.615.704,50
2013 9.546.134
2014 10.569.705,30
2015 11.526.332,80
2016 12.401.728,50
2017 13.587.212,60
2018 14.837.357,50

Sumber: Badan Pusat Statistik

Rupanya PDB Indonesia dari tabel di atas terlihat terus naik angkanya dari tahun ke tahun. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, rasio utang bakal semakin kecil, berapa pun besar nilai utangnya, kalau angka PDB-nya besar.

Produk Domestik Bruto sendiri dihitung dengan maksud buat mengetahui seberapa sehat perekonomian suatu negara. Dari PDB, kita bisa tahu gimana pertumbuhan ekonomi Indonesia, apakah naik, tetap, atau turun.

Tentu aja PDB yang terus naik sangat bagus bagi suatu negara. Sebab kondisi tersebut sangat menguntungkan negara buat menarik banyak investor agar mau menanamkan modalnya. Namun, ngomong-ngomong, kenapa Indonesia yang PDB-nya terus naik ini masih berutang?

Baca juga: 5 Cara Ini Bisa Kamu Lakukan buat Bantu Lunasi Utang Negara

Penyebab naiknya utang luar negeri Indonesia

utang luar negeri indonesia
Ilustrasi.

Masih banyak orang yang keliru dalam memahami utang luar negeri Indonesia. Dipikirnya semua besaran utang yang ada itu dimiliki negara. Padahal, gak serta merta demikian.

Coba aja lihat tabel utang luar negeri di atas dari 2010 – 2018. Di situ tertera jelas kalau utang luar negeri Indonesia terdiri dari utang Pemerintah dan Bank Indonesia serta utang swasta, baik lembaga keuangan semisal bank maupun nonkeuangan.

Dari tabel, kita bisa melihat, baik Pemerintah bersama BI maupun swasta, punya utang yang dari tahun ke tahun meningkat nilainya. Ada beberapa penyebab kenapa utang luar negeri Indonesia terus naik.

Penyebab kenaikan utang luar negeri milik Pemerintah dan Bank Indonesia

Masuknya dana investor asing di pasar Surat Berharga Negara (SBN) domestik mendorong terjadinya peningkatan utang negara. Gak cuma itu, pembelian SBN valuta asing turut memengaruhi naiknya angka utang Pemerintah.

Seperti yang kamu tahu, SBN adalah Surat Utang Negara (SUN) dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang diterbitkan Pemerintah dengan tujuan menghimpun dana. Hasilnya nanti digunakan dengan tujuan pembangunan infrastruktur.

Dengan memadainya infrastruktur negara, harapannya nih Indonesia bisa mengejar ketertinggalan dan pertumbuhan ekonominya makin meningkat. Terus dana dari SBN juga digunakan buat pembangunan indeks manusia dan belanja produktif.

Gak cuma berasal dari SBN, utang luar negeri juga berasal Sertifikat Bank Indonesia (SBI) yang diterbitkan Bank Indonesia. Tujuan BI menerbitkan SBI adalah mendukung neraca pembayaran dan cadangan devisa.

Penyebab kenaikan utang luar negeri milik swasta

Kurang lebih sama dengan sebab-sebab naiknya utang luar negeri milik Pemerintah dan BI. Bedanya, peningkatan utang luar negeri swasta disebabkan naiknya kepemilikan investor asing atas surat utang korporasi.

Sejauh ini sebagian besar utang luar negeri swasta menurut laporan BI berasal dari sektor jasa keuangan dan asuransi, sektor industri pengolahan, sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas (LGA), serta sektor pertambangan dan penggalian.

Daftar pemberi utang luar negeri Indonesia

utang luar negeri indonesia
Siapa saja yang berikan utang?

Bank Indonesia dalam laporannya mencatat sumber-sumber utang luar negeri Indonesia, baik dari negara maupun organisasi internasional. Berikut ini adalah daftar sumber-sumbernya.

Daftar negara pemberi utang luar negeri Indonesia dan nilainya dari 2010 – 2017 (juta US dolar)

Negara 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017
Amerika Serikat 5.598 8.008 10.718 10.102 11.663 10.267 10.586 12.630
Australia 1.398 1.609 1.463 1.270 1.328 1.394 1.547 1.271
Belanda 15.372 13.509 13.982 13.116 11.705 11.001 8.899 10.694
Belgia 621 746 969 1.024 869 830 659 554
Hongkong 2.060 2.802 3.955 4.820 6.725 7.886 13.203 13.273
Inggris 3.096 2.931 3.109 4.641 5.491 4.510 3.354 3.917
Jepang 40.473 43.774 40.026 32.826 30.463 31.357 30.234 29.153
Jerman 3.604 3.658 3.577 3.388 3.225 3.489 3.810 3.624
Korea Selatan 1.624 1.855 3.089 4.841 5.747 6.232 6.150 6.558
Prancis 3.056 2.747 3.126 3.062 3.164 3.033 3.260 3.556
Singapura 24.724 38.497 42.288 49.830 60.454 58.198 51.397 54.949
Spanyol 500 469 445 421 383 446 463 471
Swiss 968 1.133 1.193 1.586 1.264 996 1.344 1.650
China 2.488 3.701 5.060 6.158 7.869 13.660 15.156 16.149
Amerika Lainnya 2.078 2.697 3.422 3.875 3.945 3.335 2.866 2.573
Eropa Lainnya 2.422 3.298 4.541 5.116 4.961 4.712 1.667 1.983
Asia Lainnya 2.989 4.014 4.821 6.238 8.010 7.745 8.212 9.471
Afrika 642 666 766 737 943 1.035 924 863
Oceania 43 46 52 157 85 58 55 31

Daftar organisasi internasional pemberi utang luar negeri Indonesia dan nilainya dari 2010 – 2017 (juta US dolar)

Organisasi 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017
ADB 11.636 11.436 10.985 9.869 8.722 9.278 9.323 9.013
IBRD 9.052 9.606 10.423 11.339 12.176 14.380 15.812 16.563
IDA 2.315 2.274 2.208 2.098 1.880 1.677 1.474 1.390
IDB 405 465 522 556 581 643 701 909
IFAD 81 119 130 138 145 155 166 188
IMF 3.050 3.031 3.053 3.050 2.868 2.747 2.654 2.814
NIB 51 33 32 28 22 17 12 11
EIB 77 68 59 49 39 28 22 16
Organisasi lainnya 0 0 0 0 0 0 0 27

Sampai sini udah jelas kan sekarang mengenai utang luar negeri Indonesia, berapa besarannya dari tahun ke tahun, sebab-sebab kenapa bisa naik, hingga siapa aja pemberi utang tersebut. Semoga informasi di atas bermanfaat ya! (Editor: Ruben Setiawan)

Boby
Boby

Lama bergelut dengan ensiklopedia. Kini fokus dengan urusan finansial. Di mana pun berada selalu berusaha sajikan karya yang terbaik. Semoga bermanfaat!