Kabar Raeni, Anak Tukang Becak yang Sukses Kuliah S2 dan S3 di Inggris

3 menit
Kabar Raeni, Anak Tukang Becak yang Sukses Kuliah S2 dan S3 di Inggris, (Instagram/@reani_raeni)

Kamu mungkin masih ingat dengan kisah mahasiswi berprestasi asal Kendal, Raeni. Memiliki kecerdasan membuatnya berhasil menamatkan pendidikan S1 di Universitas Negeri Semarang dengan IPK 3.96. 

Yang paling menarik perhatian adalah, ia bukanlah berasal dari keluarga yang kaya raya. Sang ayah hanya seorang pengayuh becak yang justru sangat ia banggakan. 

Ketika para wisudawan datang bersama keluarga menggunakan kendaraan mobil, Raeni justru bangga diantarkan oleh sang bapak menggunakan becak. Bunyi putaran roda dan helaan napas sang ayah mengantarkan remaja putri ini untuk mengikuti prosesi kelulusan kampusnya kala itu. 

Jarak tempuh yang lumayan jauh tak gentar ditempuh oleh bapak Mugiyono, demi menyaksikan prosesi wisuda putrinya. Raeni berhasil menjadi lulusan terbaik di Pendidikan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang. 

Kisah ini kemudian menjadi inspirasi banyak orang. Bahwasanya keterbatasan tidak akan bisa menghalangi tekad seseorang untuk bisa lebih sukses lagi. Sementara bagi mereka yang bergelimang harta, belum tentu juga menjadi jaminan di masa depan. 

Baru-baru ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengunggah video wawancaranya dengan Reani di Instagram pribadinya. Dalam video tersebut, Sri Mulyani mengorek-ngorek sedikit tentang kisah wanita berusia 26 tahun itu. Dan seperti apa kisah inspiratifnya? 

Baca juga: Dulu Gelandangan Kini Pengusaha Kaya Raya Beristri Cantik, Simak Kisahnya!

Lulus master di Inggris

raeni
Kisah sukses anak gadis seorang tukang becak yang sukses mendapatkan beasiswa S3 di luar negeri, (Instagram/raeni_raeni).

Kecerdasan dan kesederhanaan Raeni pada tahun 2014 lalu berhasil menarik perhatian banyak orang. Mereka semua kagum akan kegigihannya meraih prestasi di tengah keterbatasan bahwa bapaknya hanyalah bekerja sebagai tukang becak. 

Salah satu yang kepincut adalah Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Mengetahui bahwa Raeni lulus sebagai mahasiswa terbaik dan berminat untuk melanjutkan pendidikannya S2-nya, SBY langsung memberikannya kesempatan lewat program Beasiswa Presiden. 

Raeni pun langsung melanjutkan studi di Universitas Birmingham, Inggris dan berhasil lulus pada tahun 2016 lalu. 

Baca juga: Nilai Ekspornya Rp 30 Triliun! Ini 5 Negara Penghasil Daging Kambing Terbesar

Menjadi dosen non-PNS

raeni
Di kampus sebelumnya, ia juga merupakan lulusan terbaik nih, (Instagram/@raeni_raeni).

Setelah lulus master, ia kemudian kembali ke Indonesia. Raeni langsung mendapatkan tawaran untuk mengabdi di almamaternya Universitas Negeri Semarang (UNNES). Di UNNES, ia diangkat sebagai dosen non-PNS di jurusannya Pendidikan Akuntansi, Fakultas Ekonomi. 

Baca juga: Kisah Sukses 4 CEO Top Dunia yang Memulai Karier sebagai Anak Magang

Tembus Beasiswa LPDP untuk studi S3 di Inggris

raeni
Meskipun datang dari keluarga biasa, ia pengin menjadi anak yang sukses demi kedua orangtuanya, (Instagram/raeni_raeni).

Di tahun 2018, ia kembali memberikan berita membanggakan untuk kedua orang tuanya. Ia berhasil menembus Beasiswa LPDP untuk melanjutkan studi S3 di almamaternya yaitu Universitas Birmingham, Inggris. 

Berangkatkan orang tua umroh dengan tabungan pribadi 

raeni
Begini nih saat dirinya tengah pergi ke Tanah Suci bareng kedua orangtuanya, (Instagram/@raeni_raeni).

Penghormatan Raeni terhadap kedua orangtuanya tak perlu diragukan lagi. Sebesar apapun keterbatasan yang dimiliki keluarganya, sikap hormat terhadap orangtuanya tak pernah luntur. Buktinya pada 2018 lalu ia pernah berjanji buat memberangkatkan salah satu orangtuanya ke Tanah Suci untuk ibadah umroh. 

Salah satu usahanya adalah mengikuti arisan umroh di UNNES, dan beruntung saat itu ia yang dapat. Tapi sayangnya uang tersebut hanya cukup untuk satu orang saja, dan ia memutuskan sang ayah yang dipastikan berangkat menunaikan ibadah umroh.  

Namun, Raeni ingin sekali memberangkatkan sang ibu juga berbarengan dengan sang bapak, sebagai hadiah ulang tahun. Alhasil ia pun merogoh uang tabungannya termasuk sisa-sisa perjalanan studinya untuk memberangkatkan kedua orangtuanya. 

Bercita-cita jadi peneliti profesional

raeni
Begini nih suasana Raeni saat berincang hangat dengan Sri Mulyani, (Instagram/@raeni_raeni).

Di dalam video wawancaranya dengan Menkeu Sri Mulyani. Dirinya mengungkapkan dua alasan mengapa ia bertekad mengemban pendidikan setinggi-tingginya. 

Pertama adalah untuk memperbaiki kondisi perekonomian keluarga, karena selama ini bapaknya hanyalah seorang pengayuh becak yang berpenghasilan rendah dan untuk memperoleh tambahan, kadang sang bapak menjadi penjaga sekolah di malam harinya. 

Kedua, ia juga pengin menjadi seorang peneliti yang profesional. Tujuannya tentu saja untuk berkontribusi lebih besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia. 

Itulah kisah inspiratif dari Raeni perempuan tangguh dan cerdas asal Kendal. Semoga kisahnya ini bisa memberikan semangat buat kamu khususnya yang berada dalam keterbatasan untuk tidak mudah menyerah dengan keadaan. Karena yang bisa merubah nasib hanyalah dirimu sendiri bukan orangtua maupun orang lain. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma).

Okky Budi
Okky Budi

Penggemar Tsubasa yang jadi sarjana sosial. Kini secara sengaja masuk ke dunia finansial. Semoga bisa memberikan tulisan yang bermanfaat buat pembaca.