Pakai Jenius, Ini 7 Daftar Layanan Digital Tanpa Dipungut Biaya

2 menit
Digital Banking Jenius (Shutterstock)
Digital Banking Jenius (Shutterstock)

Perkembangan teknologi digital membuat dunia terus berkembang dan berubah. Mulai dari proses bisnis, sistem pembayaran, hingga lifestyle beralih kepada digitalisasi. Termasuk sektor bisnis keuangan dan perbankan yang tengah masif masuk kedalam ekosistem digital ekonomi.

PT Bank BTPN Tbk (BTPN) melalui program #hari2jenius yang diperkenalkan pada Februari 2019, mengedukasi masyarakat digital savvy untuk siap mengantisipasi berbagai kebutuhan. Dengan pengelolaan keuangan yang lebih simpel, cerdas, dan aman, Jenius berbagi inspirasi dengan para pengguna dalam mempersiapkan pengeluaran di masa mendatang dengan mudah. 

Berdasarkan riset bersama Nielsen, salah satu alasan digital savvy menggunakan Jenius adalah kemudahan mengatur uang. Sementara itu, berdasarkan riset independen Jenius ditemukan bahwa 51 persen pengguna memanfaatkan fitur-fitur unik Jenius untuk alokasi keuangan hingga mengatur batas pengeluaran.

Irwan S. Tisnabudi, Head of Digital Banking Bank BTPN menjelaskan, hasil studi menunjukkan semakin banyak masyarakat digital savvy mulai menyadari pentingnya pengelolaan keuangan. Hal ini agar siap mengantisipasi berbagai kebutuhan di masa mendatang. 

“Melalui program lanjutan #hari2jenius ini, Jenius hadir sebagai enabler dalam membantu pengelolaan keuangan secara simpel, cerdas, dan aman. Hal ini agar dapat memenuhi berbagai kebutuhan dan mewujudkan impian,” ujarnya di Jakarta.

Lebih lanjut, program #hari2jenius merupakan ajakan kepada masyarakat digital savvy untuk mengatur keuangan secara cerdas. Diantaranya dengan memanfaatkan berbagai fitur revolusioner di Jenius.

Sebagai contoh, untuk mengatur pengeluaran jangka pendek, pengguna dapat memanfaatkan x-Card untuk alokasi pengeluaran yang berbeda-beda. 

“Untuk jangka menengah, pengguna dapat memanfaatkan pilihan Saldo Mata Uang Asing untuk mempersiapkan dana dalam mata uang asing sebelum melakukan perjalanan ke negara tersebut,” ujar Irwan. 

Sementara itu untuk jangka panjang, pengguna dapat mempersiapkan dana pendidikan anak, modal bisnis, maupun uang muka pembayaran rumah atau kendaraan dengan memanfaatkan fitur Dream Saver.

Irwan mengatakan, Jenius merupakan sebuah revolusi dalam bidang perbankan dengan proses digitalisasi yang dimulai sejak awal. Jenius menawarkan solusi hidup dan manajemen keuangan yang lengkap serta menyeluruh. 

“Dari menangani tagihan-tagihan, mengirim uang secara cepat, hingga mengatur tabungan-tabungan, cita-cita, dan hal-hal yang tak terduga dalam hidup,” tambahnya.

Jenius adalah aplikasi digital yang dilengkapi dengan kartu debit Visa untuk mengatur Life Finance melalui smartphone berbasis Android maupun iOS.

Transparan

Jenius mendesain sistem biaya yang unik dan personal sesuai dengan kebutuhan, transparan,serta tidak ada biaya tersembunyi. Jenius percaya bahwa konsumen hanya bayar sesuai yang dipakai. Dengan demikian Jenius memberikan beberapa layanan yang tanpa biaya. Diantaranya:

  • Tanpa biaya admin,
  • Tanpa biaya kartu,
  • Tanpa biaya penalti,
  • Tanpa biaya pembukaan dan penutupan akun,
  • Tanpa biaya pembayaran tagihan,
  • Tanpa biaya transaksi e-commerce,
  • Dan tidak ada saldo minimum.

Sebagai informasi, PT Bank BTPN Tbk (BTPN) merupakan bank devisa hasil penggabungan usaha PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk. (BTPN) dengan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (SMBCI). 

Bank BTPN melayani segmen mass market yang terdiri dari para pensiunan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM); segmen consuming class; serta segmen korporasi. 

Selain itu, Bank BTPN memiliki anak usaha yaitu BTPN Syariah yang fokus melayani nasabah dari komunitas prasejahtera produktif. Melalui Program Daya, yaitu program pemberdayaan mass market yang berkelanjutan dan terukur.

Bank BTPN secara reguler memberikan pelatihan dan informasi untuk meningkatkan kapasitas nasabah. Sehingga memiliki kesempatan tumbuh dan mendapatkan peluang untuk hidup yang lebih baik. 

Editor: Ayyi Achmad Hidayah

Pramdia Arhando
Pramdia Arhando

Atlet renang yang gagal, tapi pernah jadi juara. Kini masuk dunia jurnalistik dan finansial. Semua tulisan di sini dari fakta dan kisah nyata.