Jadi Menteri dengan Kekayaan Rp 133 Miliar, Rini Soemarno Cukup dengan Dua Mobil

3 menit
rini soemarno
Menteri BUMN Rini Soemarno. (Shutterstock)

Ketidakhadiran Menteri BUMN Rini Soemarno saat Presiden Joko Widodo menemui Direksi PLN pada Senin (5/8) dipertanyakan banyak pihak. Maklum aja, Ibu Rini yang mengemban tanggung jawab sebagai Menteri BUMN diperlukan kehadirannya dalam pertemuan yang membahas soal padamnya listrik di sebagian Pulau Jawa.

Seperti yang kamu tahu, Perusahaan Listrik Negara (PLN) merupakan salah satu BUMN yang berada di bawah koordinasi Kementerian BUMN. Makanya Menteri BUMN selalu menjadi sorotan kalau ada masalah yang terjadi di setiap BUMN, termasuk masalah PLN.

Belakangan, Rini Soemarno ternyata diketahui sedang bertolak ke Arab Saudi buat menunaikan ibadah haji. Informasi ini diketahui dari foto Ibu Menteri yang berada di pesawat bersama pejabat-pejabat Kementerian BUMN.

Terlepas dari kepergian Ibu Menteri ke Arab Saudi, ada fakta-fakta menarik di balik cerita Rini Soemarno hingga menjadi Menteri BUMN. Seperti apa ceritanya? Berikut ini ulasannya.

Baca juga: Selain Krakatau Steel, Ada Perusahaan BUMN yang Juga Catatkan Kerugian Lho

Dua kali pegang posisi penting di pemerintahan, Rini Soemarno menjadi menteri dengan kekayaan Rp 133 miliar

rini soemarno
Menteri BUMN Rini Soemarno. (Twitter/kementerian BUMN)

Menjadi menteri bukanlah hal pertama yang dialami Rini Soemarno. Sebelumnya, ia telah mendapat kepercayaan mengemban tanggung jawab yang besar ini pada era Presiden Megawati Soekarnoputri.

Saat di era Presiden Megawati, posisi Menteri Perindustrian dan Perdagangan (2001 – 2004) dipercayakan kepada Rini Soemarno. Boleh jadi pengalamannya yang mumpuni telah membukakan jalan buat wanita yang lahir di Amerika Serikat ini buat menjadi menteri.

Rini Soemarno diketahui mendapat pendidikan yang bagus dan memiliki karier yang cemerlang. Lahir sebagai anak Soemarno yang menjabat menteri di era Presiden Soekarno, Rini menjalani pendidikan di Wellesley College, Amerika Serikat dan lulus pada tahun 1981.

Setelah lulus, Rini Soemarno bekerja di banyak perusahaan dan mengemban posisi-posisi penting. Menteri BUMN ini tercatat pernah bekerja:

  • di Departemen Keuangan Amerika Serikat buat magang (1981-1982);
  • di Citibank Jakarta sebagai Asisten Manajer (1982-1983) dan Manajer (1984 – 1988), Asisten Vice President (1986-1988), dan Vice President (1988-1989);
  • di PT Astra International sebagai GM Finance Division (1989), Direktur Keuangan (1990), Direktur Utama (1998 – 2000);
  • di PT Agrakom sebagai Komisaris (2000);
  • di PT Semesta Citra Motorindo sebagai Presiden Direktur (2000 – 2001);
  • di PT Kanzen Motor Indonesia sebagai Presiden Direktur (2005);
  • di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) sebagai Kepala (1998).

Boleh jadi, dengan pengalaman-pengalaman tersebut, Rini Soemarno mendapat kepercayaan sebagai Menteri Perindustrian dan Perdagangan (2001 – 2004). Kini Ibu Rini dipercaya lagi sebagai menteri. Kali ini jabatan yang diembannya adalah Menteri BUMN (2014 – 2019).

Dalam posisinya sebagai Menteri BUMN, Rini Soemarno melaporkan kekayaannya dalam LHKPN 2017 yang mencapai Rp 133.143.709.636. Sebagian besar kekayaannya tersebut merupakan kepemilikan atas banyak tanah dan bangunan senilai lebih dari Rp 39 miliar.

Dalam LHKPN 2017 tersebut, Rini Soemarno juga melaporkan dua mobilnya yang bernilai lebih dari Rp 669 juta. Pengin tahu apa aja mobil-mobilnya?

Baca juga: Ada yang Rp 80 Miliar, Segini Total Harta Bos-Bos BUMN di Bidang Konstruksi

Dua mobil keluaran tahun 2015 milik Rini Soemarno yang bernilai lebih dari Rp 669 juta

Walaupun punya kekayaan yang nilainya hingga ratusan miliar rupiah, Rini Soemarno sepertinya merasa puas dengan cuma memiliki dua mobil. Kedua mobilnya tersebut tercatat dengan jelas dalam LHKPN 2017.

Seperti yang udah disebutkan sebelumnya, kedua mobil keluaran tahun 2015 milik Rini Soemarno cuma memiliki nilai total Rp 669 juta. Apa aja mobil-mobilnya tersebut? Berikut ini daftarnya.

  1. Toyota Innova

rini soemarno
Ilustrasi Toyota Innova keluaran tahun 2015. (Shutterstock)

Dalam LHKPN 2017 yang dilaporkannya, Menteri Rini memasukkan Toyota Innova sebagai kendaraan roda empat yang dimilikinya. Mobil keluaran tahun 2015 ini berstatus hasil sendiri dengan nilai sekitar Rp 296.000.000.

Di situs jual beli kendaraan bekas, harga Toyota Innova tahun 2015 bervariasi. Mulai dari Rp 200 juta – Rp 250 juta. Sementara harga Toyota Innova terbaru berada di kisaran Rp 312 jutaan – Rp 414 jutaan.

  1. Ford Everest

rini soemarno
Ilustrasi Ford Everest keluaran tahun 2015. (Shutterstock)

Mobil kedua yang dimasukkan Menteri Rini dalam LHKPN 2017 adalah Ford Everest. Mobil keluaran tahun 2015 ini dilaporkan dengan nilai yang mencapai Rp 373.100.000.

Ford Everest 2015, kalau dicari-cari di situs jual beli mobil bekas online, jarang ada orang yang jual. Harga sekennya sekitar Rp 400 jutaan. Terlebih, produsen otomotif Ford udah gak jual mobilnya di Indonesia.

Nah, itu tadi beberapa fakta seputar Menteri BUMN Rini Soemarno. Mulai dari perjalanan kariernya, kekayaan yang dimilikinya, hingga mobil-mobil miliknya. Gimana menurutmu? (Editor: Ruben Setiawan)

Boby
Boby

Lama bergelut dengan ensiklopedia. Kini fokus dengan urusan finansial. Di mana pun berada selalu berusaha sajikan karya yang terbaik. Semoga bermanfaat!