Agar Keluarga Kecilmu Hidup Nyaman, 3 Jenis Investasi ini Wajib Dimiliki Seorang Ayah

3 menit
Jenis Investasi yang Wajib Dimiliki Oleh Seorang Ayah Adalah Rumah (Shutterstock).

Di zaman yang kian berkembang seperti saat ini, bukan hanya kemajuan teknologi yang semakin canggih tapi juga mulai bermunculan beragam jenis investasi yang menjadi salah satu jalan agar kamu punya gelimangan harta.

Sayangnya, masih banyak orang yang enggan menggelontorkan kekayaan mereka untuk investasi dengan alasan investasi hanya diperuntukkan untuk golongan kaum berduit.

Padahal seiring zaman yang kian maju, banyak sekali instrumen investasi yang bahkan bisa dimiliki oleh para mahasiswa yang diketahui belum memiliki penghasilan tetap setiap bulannya.

Misalnya, investasi reksa dana yang hanya kini bisa dimiliki dengan bermodalkan Rp 100 ribu. Selain itu, kamu juga gak perlu ribet memantau pergerakan saham karena dana kamu akan dikelola oleh manajer investasi yang sudah berpengalaman.

Bahkan dengan modal minim, kamu bisa menghasilkan uang yang banyak lho. Contohnya saja, pengusaha sekaligus suami dari penyanyi Syahrini, Reino Barack yang membeli saham Apple di usia 20 tahun sebesar US$ 60 dan dijual kembali di angka US$ 700. Keuntungan yang berhasil diraup bahkan mencapai 100 persen lebih.

Itulah mengapa investasi menjadi salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk menjamin kehidupan yang nyaman hingga masa tua. Terutama buat kamu yang sudah berumah tangga, di mana kebutuhan semakin banyak dan harga yang juga terus melonjak naik.

Kalau gak pintar-pintar mengatur keuangan, yang ada kamu harus terus kerja banting tulang hingga tua hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Karena itulah, kali ini MoneySmart.id ingin memberikan beberapa rekomendasi jenis investasi yang wajib dimiliki oleh seorang ayah. Apa saja? Berikut tiga di antaranya:

1. Investasi kesehatan

Jenis investasi
Investasi kesehatan (Shutterstock).

Sebagai kepala rumah tangga yang bertugas untuk mencari nafkah untuk keluarga, tentu kamu harus memiliki kesehatan yang baik.

Karena bisa dibilang, semakin sehat seorang ayah maka akan semakin rendah pula risiko keluarga mengalami kesulitan ekonomi. Karena itu, kesehatan merupakan salah satu investasi yang wajib banget dimiliki oleh mereka yang sudah berstatus sebagai ayah.

Oleh sebab itu, mulailah untuk menjalani gaya hidup sehat seperti olahraga teratur dan mengurangi makanan yang dapat berisiko pada kesehatan.

Selain itu, pastikan juga kamu memiliki asuransi kesehatan baik BPJS maupun asuransi swasta. Hal itu tentu saja bertujuan untuk menekan pengeluaran yang membludak saat kamu diharuskan untuk dirawat di rumah sakit.

Kebayang gak sih berapa uang yang harus kamu gelontorkan kalau tahu-tahu kamu harus menjalani operasi dan rawat inap tapi tidak memiliki asuransi. Duh, bisa-bisa uang tabungan habis terkuras untuk membayar biaya rumah sakit.

2. Investasi properti

Jenis investasi
Investasi properti (Shutterstock).

Jenis investasi selanjutnya yang harus dimiliki oleh seorang ayah adalah investasi properti. Karena gak mungkin kan kamu harus mengeluarkan uang setiap bulan untuk membayar sewa tempat tinggal.

Karena itu, ketimbang kamu menyewa rumah alias ngontrak dan membayar uang setiap bulan. Sebaiknya kamu mengambil KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Jadi meskipun setiap bulannya kamu tetap harus mengeluarkan uang, tapi setidaknya rumah tersebut nantinya akan menjadi milikmu.

Lagipula, harga properti itu setiap tahunnya juga semakin naik. Jadi, saat cicilan KPR kamu sudah lunas, tentu saja harga rumah milikmu sudah mengalami kenaikan yang signifikan. Salah satu investasi yang menggiurkan dong tentunya?

3. Investasi finansial

Jenis investasi
Investasi finansial (Shutterstock).

Seorang ayah juga tentunya wajib banget memiliki investasi dalam bentuk finansial seperti reksa dana, saham, emas dan lainnya.

Untuk pemilihan instrumennya sendiri juga harus disesuaikan dengan tujuan dan profil kamu ya. Jadi, jangan asal memilih investasi karena kalau salah-salah yang ada bangkrut dan ujung-ujungnya malah stres sendiri.

Selain itu, nominal investasinya juga harus disesuaikan dengan pengeluaran kamu setiap bulannya. Kalau kamu masih bingung menentukan jumlahnya, kamu bisa coba mengelola keuangan dengan sistem 50/20/30.

Jadi, 50 persen penghasilanmu dikeluarkan untuk kebutuhan sehari-hari, 20 persennya untuk menabung dan investasi, dan 30 persennya lagi untuk keperluan gaya hidup.

Misalnya, gaji setiap bulan yang kamu peroleh sebesar Rp 15 juta. Maka, maksimal uang yang bisa kamu alihkan ke investasi maksimal Rp 3 juta.

Nah, jumlah tersebut juga harus dibagi untuk tabungan atau bisa dimasukkan ke dalam dana darurat. Karena gak mungkin kan, kamu harus ribet cari pinjaman sana-sini saat butuh dana mendesak.

Itu dia tiga jenis investasi yang wajib banget dimiliki seorang ayah untuk menjamin kehidupan yang nyaman keluarga kecilnya. Jadi, investasi mana yang sudah kamu miliki? (Editor: Winda Destiana Putri).

Dewi Puri
Dewi Puri

Pecinta makeup yang terjun ke dunia financial. Jika biasanya berkutat dengan lipstik dan bedak, kini harus terbiasa dengan logam mulia maupun reksadana. Intinya tetap sama, menghasilkan suatu karya yang cantik.